Puisi Kehidupan Tentang Kakilima || Kakilima Trotoar

Kakilima Trotoar
Oleh: Pujanggabajingan

Mentari yang begitu buta.,.,
Terbangun mengharap asa.,.,
Asa yang tak kunjung datang.,.,
Padaku sang kakilima pincang.,.,

Ukuran tak begitu besar.,.,
Sering mendapat perlakuan kasar.,.,
Dari algojo berbadan kekar.,.,
Membuat hati begitu gusar.,.,

Di trotoarku jajakan,.,
Dagangan penuh ketakutan.,.,
Ketakutan untuk penertiban.,.,
Yang katanya pemicu kemacetan.,.,

Apaku salah memilihnya.,.,
Tak ada ruang untukku bertanya.,.,
Kutatap dengan pesimis.,.,
Kakilima trotoar menangis.,.,

Puisi Terkait

Belum ada tanggapan untuk "Puisi Kehidupan Tentang Kakilima || Kakilima Trotoar"

Posting Komentar