Kumpulan Puisi Kehidupan Penuh Makna Paling Baru


Kumpulan Puisi Kehidupan Penuh Makna!!! Puisi merupakan bentuk luapan perasaan yang di rangkai dalam kata indah. Puisi adalah kata hati, sehingga puisi yang baik dapat  menggugah persaan setiap orang yang membacanya.

Puisi kehidupan adalah rangkain kata indah yang menggambarkan getirnya kehidupan yang dialami penciptanya. Walau dalam kehidupan ini kita hanya dapat menyerahkan segala urusan kepada-Nya, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan.

Pada kesempatan ini saya akan membagikan kumpulan puisi kehidupan penuh makna versi blog pujanggabajingan dan pastinya karya pribadi pujanggabajingan. Jadi tidak perlu lagi banyak bacot langsung di klik saja satu persatu.

Tangisan Anak Kos
Oleh: Pujanggabajingan

Bilik suram dengan ukuran tak seberapa
Tempatku duduk bersemedi dan bercerita
Bercerita tentang getirnya hidup dirantau
Untuk mengejar cita agar hidup tak terus galau

Tidur beralaskan tikar dan berbantalkan tangan
Sembari menatap langit kehidupan
Yang tak henti mengirim badai cobaan
Laksana gelombang menghempas karang dilautan

Terkadang harus menahan lapar
Demi menghemat kiriman orang tua yang tegar
Tegar berjuang demi anak kesayangan
Berharap pulang bawa kesuksesan

Apalah daya nasip anak kos
Yang tangisannya melulu ongkos
Bukannya kami boros
Hanya saja hudup dirantau butuh ongkos

Laksana menabuh genderang perang
dan pertempuran ini harus kumenangkan
Walau banyak aral melintang
Pantang pulang sebelum padam

Gelandangan
Oleh: Pujanggabajingan

Motor motor lalu lalang
dijalan kota yang penuh sesak
duduk meratap nasip yang malang
ditrotoar penuh kecemasan

Tatapan mata mereka sinis
tertuju padaku yang amis
Lisan mereka sadis
membuat aku menangis

aku buah kegagalan penguasa negeri
aku buah kegagalan para politikus
buah dari keserakahan manusia
yang mengejar materi belaka

kolong jembatan dan trotoar rumaku
dilampu merah tempat mengais asaku
meminta minta styleku
akulah gelandangan...

Tentang Arti Kepulangan
Oleh: Pujanggabajingan

Pulang...
Ketika awal ditinggalkan
Dan akhir terselesaikan
Ketika rindu belum mengusik senja
Dan pilu mulai menjelma lara

Seperti burung yang terlepas dari sangkarnya
Dan pulang adalah kemustahilan
Seperti cinta yang pergi menyisakan luka
Dan pulang adalah kemustahilan

Pulang...
adalah waktu menghancurkan rindu pada keluarga dan sahabat
merebahkan diri dari penatnya aktivitas...
mengistrahatkan hati dan jiwa serta kembali pada pelukan...

Tikus Jalan
Oleh: Pujanggabajingan

Aku tikus tikus jalanan
Berkeliaran di lorong lorong kekuasaan
Memakan bangkai bangkai kehidupan
Tinggal dibalik sumpah jabatan

Korupsi adalah kebiasaan ku
Kolusi adalah keahlian ku
Dan nepotisme adalah tujuan ku
Aku tak takut akan apapun

Kakilima Trotoar
Oleh: Pujanggabajingan

Mentari yang begitu buta.,.,
Terbangun mengharap asa.,.,
Asa yang tak kunjung datang.,.,
Padaku sang kakilima pincang.,.,

Ukuran tak begitu besar.,.,
Sering mendapat perlakuan kasar.,.,
Dari algojo berbadan kekar.,.,
Membuat hati begitu gusar.,.,

Di trotoarku jajakan,.,
Dagangan penuh ketakutan.,.,
Ketakutan untuk penertiban.,.,
Yang katanya pemicu kemacetan.,.,

Apaku salah memilihnya.,.,
Tak ada ruang untukku bertanya.,.,
Kutatap dengan pesimis.,.,
Kakilima trotoar menangis.,.,

Tikus Berdasi
Oleh: Pujanggabajingan

Sorotan cahaya terpancar disetiap sudut
Latar indah menghiasi panggungmu
Retorika yang kau ucap membius penontonmu
Bahkan fakta kau abaikan dan dusta kau paparkan

Jas hitam gagah kau kenakan
Ditambah dasi merah yang bersandar di berut buncitmu
Seakan menggambarkan keberanian menyuarakan dusta
Dusta yang mencabik cabik kebinekaan

Kami hanyalah sekumpulan yang kau anggap semut
Yang mungkin tak berdaya
Tapi ingat...
Kami bisa menggigitmu
dan akan kami jadikan santapkan

Kakilima Trotoar
Oleh: Pujanggabajingan

Mentari yang begitu buta.,.,
Terbangun mengharap asa.,.,
Asa yang tak kunjung datang.,.,
Padaku sang kakilima pincang.,.,

Ukuran tak begitu besar.,.,
Sering mendapat perlakuan kasar.,.,
Dari algojo berbadan kekar.,.,
Membuat hati begitu gusar.,.,

Di trotoarku jajakan,.,
Dagangan penuh ketakutan.,.,
Ketakutan untuk penertiban.,.,
Yang katanya pemicu kemacetan.,.,

Apaku salah memilihnya.,.,
Tak ada ruang untukku bertanya.,.,
Kutatap dengan pesimis.,.,
Kakilima trotoar menangis.,.,

Itulah beberapa puisi yang bertema kehidupan versi pujanggabajingan semoga bermanfaat, dan dapat dijadikan renungan maupun referensi bagi anda.Terimah kasih telah berkuncung di blog yang sederhana ini, baca juga disini puisi puisi yang bertema kehidupan lainnya.

0 Response to "Kumpulan Puisi Kehidupan Penuh Makna Paling Baru"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel