Puisi Kehidupan || Tangisan Anak Kos

Tangisan Anak Kos
Oleh: Pujanggabajingan

Bilik suram dengan ukuran tak seberapa
Tempatku duduk bersemedi dan bercerita
Bercerita tentang getirnya hidup dirantau
Untuk mengejar cita agar hidup tak terus galau

Tidur beralaskan tikar dan berbantalkan tangan
Sembari menatap langit kehidupan
Yang tak henti mengirim badai cobaan
Laksana gelombang menghempas karang dilautan

Terkadang harus menahan lapar
Demi menghemat kiriman orang tua yang tegar
Tegar berjuang demi anak kesayangan
Berharap pulang bawa kesuksesan

Apalah daya nasip anak kos
Yang tangisannya melulu ongkos
Bukannya kami boros
Hanya saja hudup dirantau butuh ongkos

Laksana menabuh genderang perang
dan pertempuran ini harus kumenangkan
Walau banyak aral melintang
Pantang pulang sebelum padam

Puisi Terkait

2 Tanggapan untuk "Puisi Kehidupan || Tangisan Anak Kos"

  1. Wahhh... Tau saja penderitaan kami anak-anak kos-kosan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha itu karena saya termasuk anak kos dinda... hehehe

      Hapus