Tentang Rasa #20 || Cuma Kumpulan Puisi Yang Bercerita


 #20


Aku, yang kau sebut bodoh
Terus mengejar bayangmu
Walau menghilang tak menentu

Aku, yang kau sebut bodoh
Terus mengharapmu
walau telah kau tolak mentah-mentah

Aku, yang kau sebut bodoh
Terus mengejarmu
Walau hati telah kau patahkan

Aku, yang kau sebut bodoh
Terus menunggu
Walau langit runtuh

Aku memang bodoh...

@pujanggabajingan

Puisi Terkait

Belum ada tanggapan untuk "Tentang Rasa #20 || Cuma Kumpulan Puisi Yang Bercerita"

Posting Komentar