Puisi Kehidupan || Sebatang Kara

Sebatang Kara
Oleh: Pujanggabajingan

Malam itu
Di persimpangan jalan kotaku
Nampak wajah sayu dan renta
Terbaring di pelataran trotoar berdebu
Menatap langit indah gemintang

Hendak apa mau dikata
Nasip di kandung badan
Hidup miskin sebatang kara
Karena kalah pada kerasnya zaman

Tersenyum walau hati menangis pilu
Gembira walau jiwa meringis sendu
Terhina di mata orang, namun bukan terhina mengambil barang orang
Rendah di mata orang , Tapi tidak di mata Tuhan

Puisi Terkait

Belum ada tanggapan untuk "Puisi Kehidupan || Sebatang Kara"

Posting Komentar