Tiga Puisi Cinta Karya Chairil Anwar Paling Romantis

Tiga Puisi  Cinta Karya Chairil Anwar Paling Romantis !!! Hai Sahabat puisi, apa kabar ? postingan kali ini masih tentang puisi cinta romantis. Namun kumpulan puisi cinta romantis yang mimin  bagikan  kali ini merupakan karya Maestro penyair Indonesia yang sangat dikagumi. Hayooo siapa ?

Nama lengkapnya Chairil Anwar, pria asal Medan berdarah Minangkabau dikenal sebagai pelopor angkata 45 sekaligus puisi modern Indonesia. Penyair yang dijuluki Si binatang Jalang karena karyanya yang bertajuk “Aku” terkenal dengan karya puisi yang bertema  pemberontakan, kehidupan, kematian, individualisme, eksistensialisme dan bahkan banyak puisi karya beliau yang multi tafsir.

Penyair yang juga  memiliki pertalian saudara dengan Soetan Sjahrir itu di perkirakan telah membuat sekitar 96 karya termasuk 70 puisi. Karya kayanya telah tercatat dengan tinta emas sebagai tonggak berkembangan sastra tanah air.

Baca Juga :


Berikut mimin bagikan tiga puisi cinta karya chairil Anwar paling romantis versi mimin yang mimin kumpulkan dari berbagai sumber untuk kamu sekalian, selamat membaca.

Puisi  Cinta Karya Chairil Anwar Paling Romantis 


Sajak Putih

Buat tunanganku Mirat 
Bersandar Pada tari warna pelangi 
Kau depanku Bertudung Sutra senja 
Di hitam matamu kembang mawar dan melati 
Harum rambutmu mengalun bergelut Senda 

Sepi menyanyi, pintu terbuka 
Selama matamu bagiku menengadah 
Selama kau darah mengalir dari luka 
Antara kita mati datang tidak membelah 

Buat Miratku, ratuku! Kubentuk dunia sendiri, 
Dan kuberi jiwa segala yang dikira orang mati di alam ini ! 
Kecuplah aku terus, kecuplah 
Dan semburkanlah tenaga dan hidup dalam tubuh

Cintaku Jauh Dipulau

Cintaku Jauh di pulau, gadis manis, sekarang iseng sendiri 
Perahu melancar, bulan memancar, di leher kalung kan oleh-oleh buat si pacar. Angin membantu, laut terang, tapi terasa aku tidak akan sampai kepadanya. 
Di air yang tenang, di angin mendayu, di perasaan penghabisan segala melaju ajal bertahta, sambil berkata: "Tunjukkan perahu ke pangkuan ku saja" 
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh! 
Perahu yang bersama kan merapuh! 
Mengapa ajal memanggil dulu 
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku? 

Manisku jauh di pulau, kalau ku mati, dia mati iseng sendiri

Senja Di Pelabuhan Kecil

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
Di antara gudang, rumah tua, pada cerita
Tiang serta temali.
Kapal, perahu tiada berlaut
Menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam
Ada juga kelepak elang menyinggung muram
Desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan
Tidak bergerak dan kini tanah air tidur hilang ombak

Tiada lagi. Aku sendirian.
Berjalan menyisir semenanjung
Masih pengap harap
Sekali tiba di ujung
Dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat
Sedu penghabisan bisa terdekap

Nahh.. bagaimana puisi cinta romantis karya beliau,  keren kan ? Mari kita nikmati karyanya dengan bijak, semoga puisi beliau dapat menambah wawasan kita tentang puisi dan kita doakan  semoga belau  di terima disisiNya. Sampai jumpa di kumpulan puisi lainnya, terimaksaih....

0 Response to "Tiga Puisi Cinta Karya Chairil Anwar Paling Romantis "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel